Suatu hari aku ingin menghitung banyaknya kerlip lampu kota Paris yang kemilau di matamu itu. Sambil menikmati malam dan hembusan angin bulan Juni. Kita 'kan berhadap-hadapan, berbincang tentang semua sinar, pijar dan segala cahaya yang bersinar terang di setiap galaksi.
Aku sudah banyak bercerita tentangmu kepada teman dan orang-orang terdekatku. Ku ceritakan bagaimana spesialnya kau di hatiku, keistimewaanmu, keanggunanmu, pesona dan cantikmu dan banyak lagi lainnya. Dengan bangganya ku
Akan ku lakukan semua untukmu Akan ku berikan seluruh cintaku Janganlah engkau berubah Dalam menyayangi dan memahamiku -RAN
Aku menghela nafas sesakku pagi ini. Nyatanya sejuk embun dari daun-daun dan rerumputan belum bisa meyejukkan gelisah hatiku yang kian panas gelisah.
Ada rindu saat waktu memainkan perannya bersama jarak. Seolah-olah sabda yang tertutur dari langit, jwaku hendak memberontak namun tertitah berpasrah.
Satu nama yang membuat hatiku bergetar manakala telingaku menangkap suara yang melafalkannya. Bahkan dalam tidur aku
Perempuan, sejenak saja. Tajam jejak tatap matamu tancapkanlah pada tumpuan gatra kami. Kami yang membisu di antara rasa
Social Plugin